Poligami

December 31, 2016

Pengertian tentang poligami

 

Poligami

Poligami adalah sebuah pernikahan yang dilakukan dengan lebih dari satu istri atau suami pada saat bersamaan. Jika seorang laki-laki menikah dengan lebih dari satu istri disebut poligini, sedangkan seorang wanita yang menikah dengan lebih dari satu suami disebut poliandri. Jika sebuah pernikahan melibatkan beberapa istri dan suami disebut kelompok pernikahan atau group marriage. Kebalikannya, jika sebuah pernikahan hanya terdiri dari satu suami dan satu istri disebut monogami.

Saya menulis tentang poligami karena terinspirasi tulisan seorang teman blogger yang tinggal di Tuban, Anis Khoir. Anis adalah seorang full time mother, freelance writer dan blogger kelahiran Pare, Kediri. Dalam artikelnya yang berjudul “Tak menolak poligami”, Anis menuturkan bahwa dia menghargai pelaku poligami karena dalam aturan agama Islam, poligami diperbolehkan dengan berbagai ketentuan. Meskipun tidak menolak adanya poligami, Anis belum tentu siap untuk dipoligami.

Bagaimana poligami bisa terjadi?

Poligami sangat umum terjadi pada hewan, salah satunya adalah serangga Drosophila melanogaster. Tentu saja hewan tidak mengenal pernikahan seperti manusia, namun hewan juga melakukan hubungan sexual untuk berkembang biak. Pada umumnya, hewan memiliki lebih dari satu pasangan sexual untuk mempercepat perkembangbiakkannya.

Pada jaman dahulu sebelum adanya agama, laki-laki berpasangan dengan lebih dari satu wanita untuk menyebarkan gen mereka. Hal ini berdampak pada meningkatnya populasi penduduk. Jika kamu mempelajari bukti-bukti sejarah, kamu akan menemukan bahwa laki-laki pada masa lalu juga berpoligami.

Praktek poligami tidak hanya dilakukan laki-laki yang beragama Islam saja, namun beberapa agama lainpun ada juga yang memperbolehkan poligami. Beberapa negara diketahui melegalkan poligami dan sebaliknya ada juga yang melarang. Praktek poligami terselubungpun juga sering terjadi, dimana pernikahan kedua dan seterusnya tidak diketahui oleh istri pertama.

Dampak evolusi wanita pada poligami

Pada masyarakat primitif dan juga dalam pengajaran beberapa agama, laki-laki dipandang memegang peranan yang sangat penting sebagai kepala keluarga serta penyedia makanan, rumah, pakaian dan kebutuhan-kebutuhan lainnya untuk istri dan anak-anaknya. Sedangkan wanita berperan sebagai pengasuh anak dirumah dan melayani suami. Seorang wanita dianggap sebagai sosok yang lemah dan pasif. Bahkan wanita jaman dahulu tidak diperbolehkan memiliki pendidikan tinggi, tidak boleh bekerja, tidak boleh menduduki jabatan sebagai pemimpin serta tidak diperbolehkan memakai kontrasepsi.

Seperti halnya alam semesta yang terus berevolusi, demikian juga dengan wanita. Wanita masa kini dapat bebas belajar setinggi mungkin, dapat bekerja dan memiliki profesi apapun serta diperbolehkan menduduki jabatan tinggi sebagai pemimpin bahkan menjadi presiden di satu negara. Wanita juga dapat menggunakan kontrasepsi untuk mengkontrol kehamilan.

Di negara maju seperti Finlandia, pria dan wanita dipandang sejajar. Pria dipandang tidak lebih tinggi/utama dari wanita. Pria dan wanita memiliki hak dan kewajiban yang sama. Dalam sebuah pernikahan monogami, seorang suami diperbolehkan untuk tidak bekerja dan mengasuh anak dirumah sedangkan sang istri bekerja untuk memberi nafkah keluarga.

Peradaban yang semakin maju membuat wanita dapat melakukan apa yang pria lakukan. Faktor inilah yang membuat semakin banyak wanita sadar akan posisinya sehingga menolak poligami. Selain itu, manusia tidak seperti hewan yang umumnya bisa berganti-ganti pasangan. Manusia memiliki moral dan norma-norma dalam bermasyarakat sehingga memberikan tekanan sosial pada laki-laki untuk menikah hanya dengan satu istri/monogami.

Berpoligami atau monogami itu pilihan masing-masing individu. Namun saya sendiri berpedoman bahwa kita harus memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan. Jika diduakan orang yang kamu cintai itu membuat kamu sakit hati, maka jangan pernah menduakan orang yang mencintamu.

Treat others the way you want to be treated.

Esther Ariesta-Rantanen

Hai, saya Esther! Dengan membangun blog & bisnis online, saya memiliki kebebasan waktu untuk melakukan hal-hal yang saya sukai & menghabiskan waktu bersama dengan orang-orang yang saya cintai. Lewat blog ini, saya berbagi tips & pengalaman saya tentang blogging, bisnis online, personal development, relationships & traveling. Saat ini saya tinggal di Finlandia bersama suami tercinta.


Esther Ariesta-Rantanen

error: The content is protected !!