Pengalaman Memulai Bisnis di Finlandia

Jul 13, 2020 | Entrepreneurship | 0 comments

Bisa enggak sih orang Indonesia berbisnis di Finlandia?

Bisa saja.

Ketika pindah ke Finlandia, aku memang berniat untuk berbisnis di sini dan aku baru saja mengajukan perencanaan bisnis ke TE-Toimisto (Kantor Ketenagakerjaan dan Bisnis di Finlandia).

Proposal bisnisku diterima sehingga aku bisa mendapatkan dukungan berupa pelatihan bisnis dan starttiraha (tunjangan start-up) ± 673 euro per bulan selama 18 bulan. Normalnya hanya 12 bulan, tapi ada perpanjangan khusus karena pandemi. 

Sebenernya sih aku bisa langsung berbisnis tanpa mengajukan proposal bisnis ke TE-Toimisto, tapi pemerintah Finlandia memberikan dukungan pada pebisnis yang baru membuka usahanya.

Sayangkan kalau tidak mengajukan proposal bisnis dulu? Apalagi buat pebisnis baru, so pasti perlu dukungan di awal berbisnis. 

Sekarang aku mau berbagi pengalaman memulai bisnis di Finlandia. Menurutku, ada lima hal yang paling penting dalam proses memulai bisnis di Finlandia. Mulai dari ide bisnis, pengajuan perencanaan bisnis ke TE-Toimisto hingga aku bisa menerima tunjangan start-up.

TE-Toimisto

TE-Toimisto memegang peran utama dalam hal ini, mereka yang memberikan arahan tentang proses bagaimana memulai bisnis di Finlandia. 

Pada tahun pertama aku di Finlandia, aku mengunjungi TE-Toimisto untuk mengisi CV di sistem ketenagakerjaan. CV ku berisi biodata, pendidikan terakhir, pengalaman kerja, dan hobi. Serta memberikan informasi juga karir apa yang ingin aku jalani kedepannya di sini. Kalau aku sudah pasti ingin berbisnis.

Sebelum mengisi data CV di sebuah sistem di komputer, aku bertanya ke customer service yang sedang bertugas waktu itu. Aku bilang kalau aku tertarik untuk berbisnis di Finlandia. Wanita tersebut mengatakan kalau ada seminar yang memberikan informasi bagaimana memulai bisnis di Finlandia yang diadakan oleh Ensimetri. 

Selain memberikan informasi pelatihan ketenagakerjaan dan bisnis, TE-Tomisto juga menjadi pihak yang memutuskan apakah proposal bisnis yang diajukan diterima atau tidak. Dalam membuat keputusan ini, TE-Toimisto tidak sendiri, TE-Toimisto akan meminta bantuan dalam mengevaluasi proposal bisnis dengan mengirimkannya ke Ensimetri.

Ensimetri

Pertama kali ikut seminar di Ensimetri, aku mendapatkan informasi apa saja yang aku butuhkan untuk memulai bisnis di Finlandia. Salah satu tim Ensimetri yang memberikan presentasi waktu itu mengatakan kalau perencanaan bisnis memegang peranan kunci, apakah diterima atau tidak oleh TE-Toimisto. 

Ensimetri memberikan layanan gratis untuk mengevaluasi perencanaan bisnis yang aku buat sebelum diserahkan ke TE-Toimisto. Ada pakar bisnis sekaligus pemilik bisnis yang mempelajari perencanaan bisnisku dan memberikan komentar apakah perencanaan bisnisku sudah ok atau belum. Perencanaan bisnis sangat bergantung pada ide bisnis.

Ide Bisnis

Setiap kali aku punya ide bisnis, langsung aku tulis di buku catatan. Aku juga pergi ke pameran, seminar, dan menganalisa obrolan orang-orang di forum. Dari  sana aku bisa mendapatkan ide-ide baru atau mengembangkan ide bisnis yang sudah ada.

Aku punya beberapa ide bisnis, ada beberapa yang aku buat menjadi perencanaan bisnis. Ide bisnis memang kelihatan sangat menarik, tapi tidak semuanya menjadi masuk akal ketika dituangkan menjadi perencanaan bisnis. Kalau aku tidak punya banyak pengetahuan atau pengalaman tentang ide bisnis tersebut, seringkali perencanaan bisnis yang aku buat mandek.

Ada salah satu ide bisnis yang aku kerjakan bersama dengan seorang pelatih bisnis, tapi berhenti di tengah jalan, karena aku enggak begitu paham untuk melanjutkan ide bisnis tersebut.

Ada juga perencanaan bisnis yang lain, aku bawa ke Ensimetri untuk dievaluasi. Namun, menurut mereka kalkulasi kurang baik untuk diteruskan menjadi sebuah bisnis. Jadi ide bisnis itu juga mandek.

Dalam kurun waktu hampir empat tahun, aku mengutak-atik beberapa ide bisnis. Sembari juga ikut kursus bahasa Finlandia.  Pada akhirnya ada juga satu ide bisnis yang cespleng dan diterima oleh TE-Toimisto. Selain punya ide bisnis, aku wajib untuk mengikuti kursus entrepreneurship.

Kursus Entrepreneurship 

Selain belajar tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan bisnis, kursus entrepreneurship diperlukan sertifikatnya dalam pengajuan proposal bisnis ke TE-Toimisto. Kursus entrepreneurship ini bisa ikut kursus yang disediakan oleh TE-Toimisto atau kursus online. Tidak harus menggunakan bahasa Finlandia, tetapi paling tidak harus menggunakan bahasa yang dimengerti oleh pihak TE-Toimisto, terutama sertifikatnya.

Untuk referensi, kamu bisa mengikuti kursus entrepreneurship di Udemy karena harganya lebih terjangkau dan banyak pilihannya.

Apakah cukup hanya dengan kursus entrepreneurship lalu bisa berbisnis di Finlandia? Kalau menurut aku sih enggak cukup. Kursus hanya belajar teori bagaimana menjalankan bisnis, sedangkan hal yang paling utama dari entrepreneurship adalah pengalaman.

Pengalaman

Pengalaman bisa datang dari pengalaman kerja atau bisnis. Kalau tidak ada pengalaman bekerja atau bisnis, bisa juga dengan pengalaman selama mengenyam pendidikan. Pendidikan bukan hanya formal, tapi juga informal. Diluar pendidikan formal, aku suka belajar dengan mengikuti kursus offline atau online dan belajar otodidak sesuatu hal dari buku. Dulu aku pikir apa yang aku lakukan itu sangat membuang waktu, tapi sekarang aku jadi tau kalau semua itu adalah modal utama. 

Pengalaman dan pendidikan. 

Dua hal itulah yang sangat penting untuk memulai bisnis di Finlandia. Kalau untuk hal lain yang berkaitan dengan dokumen atau birokrasi di sini sangat mudah untuk diurus. Bekal untuk membuat perencanaan bisnis yang baik dan bisa diterima oleh TE-Toimisto agar bisa mendapatkan dukungan, kuncinya ada di pengalaman dan pendidikan. 

Baca juga : 10 + 1 Cara Belajar Mandiri untuk Menambah Pengetahuan dan Keahlian

Menurut pengalamanku sendiri dalam memulai bisnis di Finlandia, ada lima hal yang sangat penting dan saling terkait satu sama lain. Lima hal tersebut adalah pengalaman, perencanaan bisnis, kursus entrepreneurship, Ensimetri, dan TE-Tomisto.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ABOUT ME

Hai, Namaku Esther. Selamat datang di blogku. Selain menulis seputar pendidikan dan pengembangan diri, aku juga berbagi cerita tentang serba-serbi kehidupan di Finlandia. Baca lebih lanjut tentang profilku di sini.

CONNECT

Related posts

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

error: The content is protected !!

Pin It on Pinterest

Share This