Dalam rangka merayakan ulang tahun pernikahan yang pertama, aku dan suamiku memutuskan untuk merayakannya di Amsterdam, sekaligus liburan. Aku memilih untuk mengunjungi Amsterdam, Belanda karena memiliki sejarah di masa penjajahan. Selain itu banyak sekali restoran Indonesia disana. Walaupun aku sudah membuat daftar tempat-tempat mana saja yang akan aku kunjungi, tapi ternyata tidak semuanya bisa aku datangi. Berikut tempat-tempat yang aku kunjungi selama liburan di Amsterdam, Belanda selama 5 hari.

Aku pergi ke Amsterdam, Belanda dari Finlandia. Aku naik kereta api dari Tampere ke Helsinki selama 2 jam, kemudian dari stasiun kereta api di Helsinki naik tangga eskalator yang tinggi banget menuju ke bandara Helsinki.

Liburan di Amsterdam Belanda selama 5 Hari

Di bandara Helsinki, aku menunggu boarding pesawat selama kurang lebih 1 jam 30 menit. Sedangkan penerbangan dari Helsinki ke Amsterdam memakan waktu kurang lebih 2 jam 35 menit. Aku naik pesawat Finnair, perusahaan penerbangan yang berasal dari Finlandia. Umumnya orang Finlandia lebih memilih Finnair daripada perusahaan penerbangan yang lain. Di dalam pesawat, aku mendapatkan free air putih, kopi dan teh.

Hari pertama di Amsterdam, Belanda

Tiba di bandara Schiphol, Amsterdam sekitar jam 7 malam. Dari bandara Schiphol aku naik kereta api menuju ke hotel. Begitu sampai di hotel, aku cuman istirahat aja sih sambil unpacking baju dan persiapan untuk jalan-jalan esok hari.  

Liburan di Amsterdam Belanda selama 5 Hari

Hari kedua di Amsterdam, Belanda

Slogan I Amsterdam

Pergi ke Amsterdam, Belanda sepertinya belum lengkap ya kalau belum foto di depan slogan I Amsterdam. Slogan I Amsterdam berada satu lokasi dengan Rijksmuseum. Karena slogan I Amsterdam adalah ikon kota Amsterdam jadi area ini selalu ramai karena banyak banget orang-orang yang antri untuk foto disini.

Museum Van Gogh

Aku bukan fans Van Gogh dan juga enggak terlalu suka lukisan. Tapi suamiku yang pengen kesini, jadi sempet liat-liat koleksi lukisan Van Gogh walaupun hanya sampai lantai 2 aja, enggak explore ke semua ruangan.

Restoran Sama Sebo

Setelah mengunjungi museum Van Gogh, aku memilih untuk makan siang di restoran Sama Sebo, restoran khas Indonesia yang tertua di Belanda. Makanan disini disajikan di piring-piring kecil sehingga bisa di makan bersama-sama di satu meja. Lokasi restoran Sama Sebo dekat dengan museum Van Gogh dan Rijksmuseum. Rasa masakannya sangat lezat dan harganya juga tidak terlalu mahal.

Heineken Experience

Perut kenyang, aku melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi museum pabrik bir Heineken. Disini dijelaskan mengenai sejarah perusahaan bir Heineken. Ada banyak permainan di dalam museum sehingga pengunjung tidak bosan. Kita juga bisa membeli botol dan gelas yang bertuliskan nama kita yang bisa kita bawa pulang sebagai suvenir. 

Canal cruise

Pada malam hari aku menikmati pemandangan di sekitar kanal-kanal Amsterdam dengan naik kapal pesiar. Bulan Desember adalah saat yang tepat untuk naik kapal pesiar di Amsterdam karena bertepatan dengan Amsterdam Light Festival, membuat perjalanan mengelilingi kanal-kanal di Amsterdam menjadi lebih menarik. Hanya saja, perjalanan kapal pesiar yang memakan waktu 1 jam membuat badanku jadi kedinginan.

Liburan di Amsterdam Belanda selama 5 Hari

Hari ketiga di Amsterdam, Belanda

Kincir angin Zaanse Schans

Zaanse Schans adalah sebuah desa yang sudah ada sejak abad ke 17. Di Zaanse Schans terdapat beberapa museum dan juga kincir angin. Untuk menuju ke Zaanse Schans, aku naik kereta api dari stasiun kereta api Amsterdam Sloterdijk.

Vintage shop

Aku berniat untuk shopping barang-barang vintage di Amsterdam, karena itu aku menyempatkan untuk mengunjungi toko vintage setelah pulang dari Zaanse Schans. Tapi, setelah melihat harga barang-barang vintage disini ternyata lebih mahal dari barang-barang vintage di Finlandia sehingga aku tidak jadi beli.

Restoran Cafe In De Waag

Untuk makan malam aku pilih di restoran De Waag karena bangunan restoran ini memiliki sejarah dan desainnya mirip dengan kastil/puri, walaupun restoran ini awalnya adalah gerbang kota. Makanan yang disajikan adalah makanan khas Eropa. Lokasi restoran De Waag juga dekat dengan toko yang menjual barang-barang vintage.

Hari keempat di Amsterdam, Belanda

Kanal Keizersgracht

Tempat favoritku di Amsterdam adalah di sekitar kanal Keizersgracht. Betah banget jalan-jalan di sekitar kanal, karena banyak tempat-tempat untuk shopping, restoran dan juga pemandangan yang bisa di nikmati di sekitar kanal. Kanal Keizersgracht dibangun di abad ke 17 dan masuk di daftar warisan dunia (UNESCO World Heritage).

Dam Square

Dam Square adalah alun-alun di Amsterdam. Di Dam Square terdapat Royal Palace/istana kerajaan yang masih berfungsi sampai saat ini, selain itu juga berdekatan dengan shopping mall Mega Plaza. Aku kagum dengan bangunan di sekitar Dam Square karena sangat cantik khas kerajaan.

Restoran The Duchess

Aku merayakan ulang tahun pernikahan di restoran The Duchess. Bangunan restoran ini kuno tetapi elegan. Suasana di dalam restoran juga romantis, cocok banget untuk makan malam dengan suami. Lokasi restoran The Duchess juga dekat dengan Dam Square dan berada di depan hotel W Amsterdam.

Hari kelima di Amsterdam, Belanda

Hari terakhir di Amsterdam tidak ada kegiatan apapun selain check out dari hotel The Toren. Hotel yang berada di jalan Keizersgracht ini juga hotel yang romantis banget. Desain interiornya mirip dengan kerajaan. Dari hotel The Toren aku naik taksi ke bandara Schiphol, Amsterdam menuju ke Helsinki, Finlandia.

Sebenarnya daftar tempat-tempat yang ingin aku kunjungi jauh lebih banyak tetapi karena waktu dan juga tenaga yang terbatas, jadi hanya tempat-tempat ini saja yang bisa aku kunjungi. Liburan di Amsterdam, Belanda selama 5 hari adalah waktu yang pendek banget karena masih banyak tempat-tempat wisata lainnya yang bisa dikunjungi.

Liburan di Amsterdam Belanda selama 5 hari. Click To Tweet

Apakah kamu sudah pernah berlibur ke Amsterdam? Tempat-tempat wisata mana saja yang pernah kamu kunjungi? Share di kolom komentar ya.

Selain itu jika artikel ini bermanfaat please share ke teman-teman kamu because sharing is caring.