Siang itu saat saya sedang berada di kelas bahasa Finlandia, pada saat coffee break selama 15 menit saya buka WhatsApp dan saya lihat bahwa saya mendapatkan undangan untuk bertemu dengan Dubes RI untuk Finlandia, ibu Wiwik. Tidak ada pemberitahuan bahwa Lalu Zohri juga akan datang disana.

Tanpa banyak bertanya saya langsung menjawab OK, karena setelah pulang dari kelas bahasa pada hari itu saya tidak ada kegiatan lain. Setelah pulang dari kelas bahasa, saya pulang ke rumah untuk jemput suami saya dan  langsung ke Kulttuuritalo, tempat dimana pertemuan akan diadakan.

Ketika saya sampai di tempat pertemuan itu belum banyak orang yang datang, saya hanya bertemu dengan pengurus komunitas Indonesia & Finlandia di Tampere. Kami ngobrol-ngobrol sebentar kemudian saya dan suami menunggu di luar ruangan selama kurang lebih 45 menit. Saya sempat bertanya beberapa kali jam berapa kira-kira ibu Dubes akan datang dan informasi yang saya terima adalah ibu Dubes sedang dalam perjalanan.

Saya & suami memutuskan untuk menunggu sambil ngobrol dengan beberapa orang Indonesia yang mulai berdatangan. Saat saya ngobrol dengan seorang wanita yang berasal dari Aceh yang sedang menempuh kuliah S3 di Universitas Tampere, saya mendengar suara dari beberapa orang yang bilang, “sudah datang”.

Ketika pintu dibuka, betapa terkejutnya saya karena ternyata ibu Wiwik tidak sendiri melainkan bersama Lalu Zohri, sang juara dunia di kejuaraan 100 meter IAAF U-20 yang diselenggarakan di Tampere, Finlandia. Pada pertemuan itu ibu Wiwik memberikan kata sambutan, selain mengucapkan selamat kepada Lalu Zohri juga memberikan ucapan terimakasih kepada Diaspora/warga Indonesia yang berada di Tampere untuk dukungan dan kedatangan di Kultturitalo. Acara dilanjutkan dengan foto bersama dan makan-makan.

Kita bisa mencapai apapun yang kita inginkan asalkan kita mau untuk terus berusaha dan memperjuangkannya tanpa menggunakan keterbatasan-keterbatasan kita sebagai alasan kita untuk tidak berusaha. Click To Tweet

Kesan saya ketika bertemu dengan Lalu Zohri, dia adalah anak muda yang rendah hati. Ketika saya bersalaman dan memberikan selamat, dia sempat menundukkan kepala. Saya salut dan respect dengan Lalu Zohri yang punya semangat tinggi walaupun memiliki banyak sekali keterbatasan. Saya belajar dari Lalu Zohri tentang kegigihan, bahwa kita bisa mencapai apapun yang kita inginkan asalkan kita mau untuk terus berusaha dan memperjuangkannya tanpa menggunakan keterbatasan-keterbatasan kita sebagai alasan kita untuk tidak berusaha.

Lalu Zohri IAAF U20 Tampere Finlandia 2018

Duta besar Indonesia untuk Finlandia, ibu Wiwiek Setyawati Firman bersama Lalu Zohri, juara dunia dalam kompetisi lari 100 meter IAAF U-20 Championships di Tampere, Finlandia.

I feel so lucky I could meet and be inspired by you, Lalu Zohri!

Lalu Zohri IAAF U20 Tampere Finlandia 2018