Moomin adalah karakter kartun yang sangat terkenal di seluruh dunia, terutama di Finlandia dan di Jepang. Di Finlandia, terdapat museum Moomin dan taman bermain Moomin World, dalam bahasa Finlandia disebut Muumimaailma.

Tokoh kartun Moomin diciptakan oleh Tove Jansson, seorang penulis dan ilustrator dari Finlandia. Dimulai dari sebuah buku The Moomins yang kemudian ditayangkan di TV, tokoh kartun Moomin menjadi idola banyak anak kecil maupun orang dewasa.

Sebagai pecinta Moomin, tak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi taman bermain Moomin World yang berada di pulau Kalio. Pulau ini berada di sebelah kota tua Naantali, tidak jauh dari Turku, Finlandia.

Saya dan suami mengunjungi Moomin World pada saat dibukanya Winter Magic yang tahun ini dibuka dari tanggal 16 sampai 24 Februari. Tiketnya seharga 21 euro per orang kalau beli online. Saya pilih untuk pergi tanggal 17 Februari dengan harapan agar bisa bermain salju di sana. 

Tanggal 16 Februari, kami bangun pagi jam 7 kemudian pergi naik kereta api dari Tampere menuju Turku. Perjalanan kereta api dari  Tampere ke Turku sekitar 1 jam 45 menit. 

Udara cukup dingin pada waktu kami pergi ke stasiun kereta api, walaupun salju sedang tidak turun, suhu udara pun sedang plus dan matahari juga bersinar terang.

The world is full of great and wonderful things for those who are ready for them.

Moominpappa

Berangkat pagi naik kereta api ada enaknya, supaya bisa tidur sebentar di kereta. Cuman pas naik kereta kali ini, tempat duduk kami ada di lantai 2. Sengaja saya pilih di lantai 2 supaya bisa lihat pemandangan, buat jaga-jaga kalau tidak bisa tidur di kereta.

Setelah sampai di Turku, kami naik bus ke Naantali. Untuk naik bus kota ini bayar 3 euro per orang. Kami naik bus kota dari halte bus yang dekat dengan stasiun kereta api Turku. Perjalanan dari Turku ke Naantali sekitar 30 menit.

Sampai di Naantali, kami masih harus jalan kaki ke kota tua nya. Jalan kaki sekitar 700 meter dari halte bus ke hotel. Nah, disini nih tantangannya buat saya karena jalanan pas lagi licin karena salju yang mengeras berubah menjadi seperti es.

Ketika saya berjalan, saya hanya bisa menunduk karena harus mencari jalan yang ada kerikil dan tidak terlalu licin.

Waspada terus kalau jalanan sedang licin. Bahkan di tikungan jalan yang dikelilingi salju yang mengkristal, saya sempat tidak berani jalan karena memang super licin.

Saya sempat minta digendong sama suami hehehe, tetapi karena suami sudah bawa koper kecil dan tas ransel jadi tidak bisa karena sudah kerepotan banget dengan barang bawaan.

Berkat motivasi dan kesabaran suami, saya berani menginjakkan kaki di permukaan salju yang licinnya terasa banget di kaki.

Kata suami saya, “Jalannya selangkah demi selangkah. Ambil langkah kecil saja supaya imbang dan tidak terpeleset”. Baik, saya menuruti apa kata suami dan terlewatilah tikungan jalan yang menyeramkan itu 🙁 .

Well, ketika sudah mau nyampe di hotel tempat kami menginap, ternyata jalannya lumayan licin dan menanjak. Lagi-lagi, saya harus sport jantung untuk melangkahkan kaki menuju ke pintu hotel. Fiuh, lega banget saat masuk hotel.

Nah ini ya penampakan hotel Lintulan pikkukodit tempat kami menginap di kota tua Naantali. Desainnya jadul, bahasa kerennya sih hotel vintage. Bangunannya dilindungi oleh pemerintah setempat sebagai museum namun sudah direnovasi seperlunya agar terlihat rapi dan bersih.

Saya pilih hotel ini karena berada di kota tua Naantali. Di sekitar kota tua ini banyak banget restoran, kafe, museum dan bangunan-bangunan tua yang dijadikan toko. Kalau kamu mau menginap di Naantali, kamu bisa langsung booking hotel Lintulan pikkukodit di Naantali, Finlandia.

Kota Tua ~  Old Town Naantali, Finlandia.

Esok harinya kami pergi ke Moomin World. Disana kami bertemu dengan keluarga Moomin dan teman-temannya. Mereka berjalan di sekeliling Moomin World untuk menyapa tamu-tamu yang datang. Ketika saya bertemu dengan keluarga Moomin, mereka memberikan pelukan dan belaian di punggung saya.

Begitu juga perlakuan mereka kepada anak-anak kecil yang bertemu dengan keluarga Moomin, mereka akan mendapatkan pelukan dan belaian. Hal itu membuat suasana musim dingin menjadi hangat dan menyenangkan untuk dihabiskan bersama-sama dengan keluarga Moomin yang perhatian dan penyayang.

Moomin World ~ Muumimaailma Naantali, Finlandia.

Ada banyak acara yang diselenggarakan disini, salah satunya berseluncur di salju. Ada juga panggung hiburan dan permainan-permainan lain bersama keluarga Moomin, namun semua permainan disini hanya untuk menghabiskan waktu bersama keluarga Moomin dan teman-temannya. Tidak ada roller coaster dan permainan-permainan seperti di taman bermain Disneyland.

Ikon Moomin World adalah rumah keluarga Moomin yang berwarna biru. Rumah Moomin ini sekilas mirip kastil, apalagi jika dilihat dari jauh dan diselimuti salju tebal. Benar-benar seperti sedang berada di negeri dongeng.

Rumah Moomin bisa kita singgahi saat kita berkunjung di Moomin World. Ada 3 lantai yang bisa kita eksplorasi untuk mengenal keluarga Moomin lebih dekat.

Di Moomin World terdapat restoran dan kafe, jadi saya tidak bingung saat kami ingin beristirahat sejenak sambil menikmati donat vegan dan secangkir kopi sebagai penghangat.

Moomin World buka dari jam 10 pagi hingga jam 4 sore. Saya stay sampai tutup, lumayan jadi bisa ambil foto tanpa ada banyak orang yang lalu lalang. Karena memang ramai banget pengunjungnya, terutama keluarga bersama dengan anak-anak. Saya juga melihat ada beberapa turis dari Jepang loh.

Setelah pulang dari Moomin World, kami singgah dulu di sebuah restoran untuk mencoba makanan pasta vegan sebelum kembali naik bus menuju ke stasiun kereta api Turku dan kembali ke Tampere.

Baca juga : Panduan wisata dan liburan di Tampere, Finlandia.

Perjalanan seru ke taman bermain Moomin World benar-benar menyenangkan walaupun di iringi dengan sport jantung saat berjalan di jalanan yang licin. Namun worth it banget bisa bertemu dengan keluarga Moomin dan menikmati keindahan kota tua Naantali.

Apakah kamu juga tertarik untuk berkunjung ke Naantali dan bertemu dengan keluarga Moomin suatu hari nanti? Share di kolom komentar ya. Selain itu jika artikel ini bermanfaat please share ke teman-teman kamu because sharing is caring.