Jangan Membenci Perbedaan

Jangan membenci perbedaan

Aku tidak mau memandang orang lain berdasarkan warna kulitnya, dari negara mana dia berasal, suku apa, apa agamanya, laki-laki atau perempuan. Aku cukup memandang mereka sebagai manusia. Semua manusia memiliki kebutuhan, hak dan kewajiban yang sama di dunia. Mungkin kamu bisa menyebut aku sebagai humanitarian, walaupun aku tidak terlalu suka dengan label.

Ada beberapa hal yang membuat aku hanya ingin melihat manusia sebagai manusia tanpa melihat adanya masalah dengan perbedaan.

Perbedaan di dalam sebuah pernikahan membuat kehidupan rumah tangga menjadi dinamis dan tidak monoton

Menurut aku perbedaan yang ada pada manusia justru membuat kehidupan ini menjadi lebih menarik dan tidak membosankan. Ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari budaya orang lain. Ada banyak topik pembicaraan. Ada banyak bahasa yang bisa kita ucapkan.

Salah satu alasan kenapa aku memilih untuk menikah dengan pria dari negara lain karena aku menyukai perbedaan. Setiap hari selalu ada hal-hal baru yang bisa aku diskusikan dan pelajari dengan suami. Mulai dari perbedaan politik, budaya, agama, bahasa dan makanan.

Pertukaran informasi inilah yang membuat hari-hariku dengan suami menjadi dinamis dan tidak monoton.

Kita tidak bisa menentukan di negara mana atau di suku mana kita dilahirkan

Hari ini tepatnya 27 Januari adalah Hari Peringatan Holokaus Internasional atau Holocaust Remembrance Day. Pada hari ini di tahun 1945 tentara Soviet membebaskan jutaan orang yang ada di kamp konsentrasi Jerman Nazi. Jutaan orang di kamp tersebut di siksa dan di bunuh hanya karena mereka berbeda.

Ketika aku nonton film dokumenter kamp maut Nazi dan video kesaksian korban Holocaust yang masih hidup membuat aku sedih dan prihatin. Itulah salah satu alasan kenapa aku bilang, jangan membenci perbedaan. Ketika satu orang membenci kemudian bertambah menjadi dua orang, kemudian bertambah menjadi satu kelompok lalu satu negara membenci negara lainnya, hal itu bisa membuat peristiwa Holocaust terjadi lagi. Kita harus belajar dari sejarah agar tidak mengulangi peristiwa pahit di masa lalu.

Those who cannot remember the past are condemned to repeat it. ~ George Santayana Click To Tweet

Kenapa perang di beberapa negara masih terjadi hingga saat ini? Karena masih banyak orang yang membenci perbedaan.

Kita tidak bisa menentukan di negara mana atau di suku mana kita dilahirkan. Sangat tidak masuk akal kalau kita menganggap negara kita atau suku kita jauh lebih baik dari negara atau suku yang lain. Kita hanya kebetulan saja dilahirkan di negara atau di suku tertentu.

Agama digunakan untuk membuat kehidupan seseorang menjadi lebih baik bukan untuk menghakimi orang lain yang berbeda keyakinan

Biasanya di Indonesia, agama anak akan sama dengan agama kakek nenek dan orang tuanya. Aku sendiri memilih untuk berpindah agama karena aku percaya bahwa aku tidak harus memiliki agama dan kepercayaan yang sama dengan kakek nenek dan orang tuaku.

Dengan berpindah agama tidak membuat aku kehilangan cintaku pada keluarga, hanya saja aku memiliki perjalanan spiritual dan kepercayaan yang berbeda. Selain itu, dengan berpindah agama membuat aku lebih toleran terhadap perbedaan. Like saying, I know how it feels to be in your shoes.

Begitu juga suatu saat nanti jika aku memiliki anak, aku juga akan memberikan kebebasan pada anak-anakku untuk menentukan sendiri apa agama dan keyakinannya. Aku mengajarkan pada diriku sendiri untuk menerima perbedaan.

Agama seharusnya digunakan seseorang yang membutuhkan agama sebagai pedoman hidup agar orang tersebut menjadi  lebih baik dari hari ke hari. Agama tidak boleh digunakan untuk menilai orang lain lebih buruk dari diri kita hanya karena mereka memiliki agama dan kepercayaan yang berbeda.

Sekali lagi, jangan membenci perbedaan. Despite what we’ve been taught since we were child from our religions, kita juga perlu mendengarkan hati nurani kita sendiri.

Jika kamu berbuat baik, orang tidak akan bertanya suku dan agamamu apa. ~ Gus Dur Click To Tweet

Siapapun ingin dihargai, diterima dan dicintai karena itu jangan membenci perbedaan. Kebencian akan perbedaan adalah akar dari tumbuhnya rasisme dan bisa menimbulkan perang. Perang akan menimbulkan lebih banyak penderitaan. Bukankah lebih baik kita hidup bahagia dan sejahtera dalam kedamaian dan kerukunan?

Aku percaya bahwa semua manusia baik laki-laki maupun perempuan memiliki hak yang sama untuk hidup bahagia. Bahkan, aku juga percaya bahwa binatang pun juga memiliki hak untuk hidup bahagia di dunia ini. Karena itulah aku berubah dari vegetarian menjadi vegan.

Baca juga : Dari Vegetarian Beralih Ke Vegan

Apakah kamu tipe orang yang memiliki toleransi terhadap perbedaan? Share di kolom komentar ya. Selain itu jika artikel ini bermanfaat please share ke teman-teman kamu because sharing is caring.

error: The content is protected !!