Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Menurut teori kepribadian yang dikemukakan oleh Hipocrates, ada empat tipe kepribadian yang berbeda, yaitu: koleris, sanguin, plegmatis, dan melankolis. Tiap-tiap kepribadian ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. 

Baca juga : Cara untuk Meningkatkan Percaya Diri

Namun, ada juga gangguan kepribadian yang bisa melekat kepada seseorang. Gangguan kepribadian ini bisa menyebabkan hubungan dengan orang lain atau hubungan dalam bermasyarakat menjadi terganggu karena hubungan tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Ada beberapa jenis gangguan kepribadian. Umumnya gangguan kepribadian baru terlihat setelah usia 18 tahun ke atas. Hanya saja, tidak semua orang menyadari bahwa dirinya memiliki gangguan kepribadian. 

Aku ingin membahas salah satu dari beberapa gangguan kepribadian yang ada, yaitu gangguan kepribadian dependen. Berikut ini adalah enam tanda gangguan kepribadian dependen.

Pasif 

Seseorang yang memiliki gangguan kepribadian dependen menjadi sangat bergantung kepada orang lain dalam banyak hal. Tidak bisa berinisiatif sendiri untuk melakukan sesuatu hal yang berguna untuk dirinya sendiri maupun untuk orang lain. Untuk membuatnya melakukan sesuatu hal, harus menunggu instruksi dulu dari orang lain di sekitarnya.

Bimbang  

Sulit untuk membuat keputusan dalam urusan sehari-hari. Wajar sih kalau meminta nasihat saat membuat keputusan yang besar, misalnya rencana pindah keluar negeri. Namun, untuk urusan makanan, pakaian, atau kegiatan sehari-hari seharusnya tidak perlu nasihat dari orang lain.

Orang yang memiliki gangguan kepribadian dependen ini selalu bimbang untuk membuat keputusan-keputusan kecil sehari-hari. Biasanya lebih suka mengikuti apa kata orang lain, meskipun hal itu tidak terlalu diinginkannya. 

Posesif

Takut untuk hidup sendirian dan ingin selalu ditemani. Kalau sedang memiliki pacar atau suami, cenderung ingin bersama terus dan mudah cemburu. Sering mengatur kegiatan pasangan, bahkan membatasi pergaulan pasangan supaya bisa bersamanya terus.

Lebih suka menjadi penurut, menuruti apapun keinginan pasangan, walaupun dalam hati dia tidak menyukainya. Dia melakukan hal tersebut hanya karena dia ingin selalu bersama dengan pasangannya supaya tidak sendirian.

Sensitif 

Siapa sih yang suka di kritik? So pasti sakit ya kalau mendengarkan kritikan pedas. Namun, kritikan dari orang yang tidak dikenal juga bisa dijadikan sebagai masukan karena mungkin ada benarnya. Khusus buat orang yang memiliki gangguan kepribadian dependen ini tidak bisa memilah. Bahkan, masukan yang baik dari orang terdekat pun bisa dinilai sebagai kritik.

Tidak Asertif

Hal ini disebabkan karena keinginan untuk selalu diterima oleh orang lain, jadi dia ingin selalu menyenangkan orang lain. Kata lainnya adalah people pleaser. Sehingga dia mau melakukan apa saja dan setuju dengan apa yang dikatakan oleh orang lain, meskipun hal itu bertentangan dengan dirinya sendiri. Tidak bisa tegas dan tidak berani mengungkapkan bahwa dia tidak setuju kepada orang lain. 

Frustasi 

Sebuah hubungan yang baik dan sehat bisa berlanjut hingga bertahun-tahun lamanya. Namun, jika ada pasangan yang bersama, tapi kemudian berpisah karena alasan ketidakcocokan maka itu wajar saja terjadi. Tidak baik juga kan mempertahankan sebuah hubungan, tetapi salah satu pihak ternyata tidak bahagia? Untuk itu, putus hubungan wajar terjadi, tapi untuk orang yang memiliki gangguan kepribadian dependen bisa frustasi jika mengakhiri sebuah hubungan yang tidak sehat sekalipun.

Jika kamu mengalami sendiri atau kamu tau orang yang kamu kenal memiliki tanda-tanda gangguan kepribadian dependen, sebaiknya segera berkonsultasi ke psikolog atau psikoterapis. Nah, ada cara yang mudah supaya kamu bisa mengakses psikolog klinis secara online, bahkan kamu mengakses lewat aplikasi di hp kamu. Halodoc adalah sebuah website dan aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk mencari bantuan psikolog klinis. Sangat praktis, karena kamu bisa berkonsultasi dari rumah saja. 

Artikel ini disponsori oleh Halodoc.

1 Comment

  1. rezkypratama

    Frustasi kalau lagi ada gangguan kepribadian.

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

error: The content is protected !!

Pin It on Pinterest

Share This